Berbagi ke Akun Anda

Selasa, 17 Januari 2012

Nabi Yang Ummi

Sudah 1000 tahun lebih semenjak kepergiannya, hampir semua umat Islam meyakini nabi terakhir Muhammad memiliki salah satu gelar "Nabi Yang Ummi", itu berartikan Nabi Yang Buta Huruf.

Muslim demikian menelan pandangan tersebut secara mentah-mentah tanpa memeriksa data yang telah di turunkan Tuhan, dan malah di jadikan bekal pengetahuan untuk suatu waktu berdebat dengan para penghujat. Sangkanya, itu merupakan bukti kuat betapa Alquran benarlah kitab sempurna. Tidaklah mungkin nabi yang buta huruf bisa mengarang membuat kitab penuh mukjizat. Begitu pikir golongan ini.

Padahal dengan menerangkan Muhammad jelas bisa membaca tidak mengurangi hakikat kesempurnaan Alquran.

*******

Terjadi kemelut tafsir di kalangan ulama, sebagian mengatakan bahwa kata "ummi" disini berasal dari kata "ummiyyuun / ummiyyiin" yang artinya "kaum yang belum pernah membaca atau menulis Kitab". 62/2.

 
Gambar 1-3 : Google.

Tafsir ini dilandasi kenyataan bahwa memang keturunan orang-orang Arab, yaitu anak cucunya Nabi Ismail, sebelum Alquran diwahyukan, bangsa ini belum pernah menerima Kitab Allah. Itulah sebabnya orang-orang Arab disebut kaum ummiyyuun atau ummiyyiin, artinya “kaum yang belum pernah membaca Kitab".

Sementara bani Israel yang merupakan keturunannya Nabi Ishaq setidaknya telah 2 kali di beri kitab yaitu Taurat dan Injil.

Maka, Nabi Yang Ummi disini memiliki 2 arti :

A. Muhammad nabi yang Ummi adalah nabi yang sebelum Alquran ada, beliau sama sekali belum pernah membaca kitab. Alias buta kitab. (bukan buta huruf).

Muhammad bisa baca tapi belum tahu Kitab.

Surat 29/48 :

"Dan kamu (Muhammad) tidak pernah 
membaca sebelumnya sesuatu Kitabpun..."

B. Muhammad nabi yang Ummi adalah nabi yang di utus dari bangsa yang belum pernah menerima kitab. (Muhammad dan bangsanya bisa membaca tetapi tidak pernah tahu apa itu kitab suci).

Muhammad dan bangsanya saat itu belum kenal kitab.

Surat 62/2 :

"Dia-lah yang mengutus 
kepada kaum ummiyyiin
seorang Rasul di tengah-tengah mereka, 
yang membacakan ayat-ayat-Nya
kepada mereka

*******

Sungguh kode permainan yang rumit sekaligus seru bukan ??? Tetapi itu belum selesai.

Jika kita berbicara lebih jauh lagi, pengertian Muhammad sebagai Nabi Yang Ummi RUPANYA ada kandungan terdahsyat yang menjadi harta karun terpendam atau mata rantai ilmu yang selama ini hilang.

Tentu kita pernah mendengar seorang anak atau seorang murid di lingkungan Islam tatkala memanggil induknya (ibu/ ibu gurunya) dengan sebutan "Ummi". Bukan begitu ???

Nah, kata "Ummi" disini ternyata juga berartikan "Ibu" (Induk). 


Kasus seperti ini jika di negeri Indonesia kita tercinta contohnya kata : "BISA". Kata "bisa" pada umumnya berarti "mampu", tetapi banyak yang lupa bahwa kata "bisa" juga berarti "racun".

Kembali ke topik. Lalu mengenai Muhammad Nabi Yang Ummi ???

Ini dia !!! Bersiaplah memuji Tuhan. Muhammad di katakan sebagai Nabi Yang Ummi karena TERNYATA Muhammad adalah induk. Beliau menjadi INDUK nya manusia. Tidak percaya ???

Sebenarnya ini pernah saya bahas sebelumnya. Silahkan Anda buka keempat catatan berikut :

1. Manusia Adalah Muhammad.

2. Muhammad Hamba YHWH.

3. Manusia Mirip Tuhan ??? Itulah Cahaya Muhammad.

4. Anda Adalah Rahmat Untuk Semesta Alam.

nabi yang ummi, ummi,

Artikel Terkait Lainnya :

9 komentar:

  1. kagum dgn isi situs anda,saya juga sempat berfikir demikian,apa benar seorang Nabi betul2 buta huruf???

    keyakinan itu semakin pudar dgn membaca ini,terima kasih.

    oh ya boleh kah kita tukar link????

    kalau boleh tolong komentar di www.ekspresidiri.wordpress.com maklum karin pakai opera mini,terimakasih sebelum nya.

    wassalam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sudah kunjung balik. Sama-sama :)

      Hapus
  2. maaf, dalam bahasa arab kata 'ummi yg berasal dari kata 'amma memiliki arti buta. (memakai 'ain bukan alif). sdgkan ummi (memakai huruf alif) memiliki arti ataupun makna ibu.

    kalau diteliti, ya jauh panggang dari api ini namanya.
    kok menyamakan ummi dgn `ummi??

    BalasHapus
  3. Hebat.. terima kasih mas. saya juga awalnya bingung bagaimana mungkin Nabi Muhammad tidak bisa baca. Ternyata memang rumit tapi luar biasa mencengangkan. Syukron.

    BalasHapus
  4. terima kasih infonya sob.

    BalasHapus
  5. Kok tidak pake dalil / tafsir ulama2 yang terdahulu kaum salafussoleh untuk menerangkan ini? seperti Ibnu katsir, Atthobari, At-thohawi, Ibn Taymiyah dan banyak lagi, karena saya yakin pasti ada keterangan yang lebih sahih untuk makna 'Ummi' daripada sekedar info yang singkat, afwan

    BalasHapus
  6. terima kasih sy senang menyimak ulasannya

    BalasHapus
  7. belajarlah bahasa arab/bahasa al qur'an lebih dalam mas,,biar tdk keliru,,buat ikhwan maupun akhwat,berhati2lah dlm mengambil pelajaran,,maaf sblmya,,trims,,

    BalasHapus
  8. buat ikhawa fillah,berhati2lah,ini mau memutar balikkan fakta,krn smua ilmuwan non muslim mengakui kebenaran al qur'an krn rasulullah buta huruf,sbuah riwayat/biografi,dan sejarah sudah menunjuk kan,,dulu orang yahudi dgn kesombongan nya yg menganggap dirinya yg paling benar telah menuding,rasullah menyampaikan firman allah(al qur'an) krn mencontek kitab2 org yahudi,krn di dlm al qur'an terdapat ilmu ulasan ttg kedokteran,astronomi,dll,tp itu semua terbantahkan krn rasulullah buta huruf,,apa sbabnya org yahudi menuding sprti itu,??,krn mereka mengikari dan mendustakan keRASULAN nabi MUHAMMAD,berhati2lah dgn postingan ini,,maaf min klw antum mau mengaji lebih dalam monggo datangi kami para ulama' skali lagi maaf bukan maksud ana punya fikiran buruk ttang antum,,tp ini salah kaprah dan akan membingungkan umat,trima kasih "wassalamu'alikum warahmatuhi wabarakatuhu,,

    BalasHapus