ANDA SEDANG MEMBACA

ANDA SEDANG MEMBACA

Rabu, 17 September 2014

You are here : Home » Aku Allah Ahmad Alam, Analisa » Ternyata Iblis Di Rasuki Roh Jahat

Ternyata Iblis Di Rasuki Roh Jahat

Biasanya, setiap kali mendengar kata "Setan", maka yang ada di pemikiran kita gelar itu tentunya menunjuk ke sosok "Jin jahat" atau "Manusia jahat".

 Gambar : Google.

Itu yang dinyatakan surat 6/112. Namun yang harus diperhatikan, rupanya tidak selalu semua penyebutan kata "Setan" dalam Alquran itu menunjuk kepada dua jenis mahluk tadi. Ada beberapa ayat yang mengungkapkan istilah "Setan" disitu ternyata sebagai nama lain dari "Roh Jahat".

Sebagai perbandingan, kita renungkan ini.

Di surat 26/212 Setan (Roh jahat) dijauhkan dari lantunan ayat Tuhan. Sementara di surat 6/130 seluruh Jin meskipun yang jahat JUSTRU di serukan ayat-ayat Tuhan melalui RasulNya dari jenis mereka sendiri agar kembali ke jalan yang lurus.

Lagi, di surat 7/27 dinyatakan Setan (Roh jahat) sama sekali tidak terlihat, tapi Jin masih dapat terlihat oleh beberapa orang, salah satunya mereka yang hendak mengadakan persekutuan 72/6.

**********************

Tentu kita bertanya-tanya. Lantas siapa, apa, dan bilakah Roh jahat itu ???

Roh jahat itu sejatinya berada di dimensi yang sama dengan Roh suci (Jibril dan Mikail). Ketiganya merupakan MAHLUK PERTAMA sekaligus menjadi yang paling tertinggi.

Jibril itu Roh yang tercipta atas rasa AKAL Allah.
Mikail itu Roh yang tercipta atas rasa HATI Allah.
"Setan" itu Roh yang tercipta atas rasa NAFSU Allah.

Jibril layaknya "tangan kanan" Allah, 39/67. Mikail itu bagai "tangan kiri" Allah. Keduanya menjadi perantara di dalam menciptakan sesuatu. Contohnya, ketika DIA menciptakan para mahluk kuat (Malaikat).

Surat 37/150 :
"apakah KAMI (Allah dan Roh Suci)
menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan 
dan mereka menyaksikan(nya)?" 

Dari ayat itu jelas sekali bahwa malaikat diciptakan Allah lewat Roh Suci (Jibril dan Mikail). Contoh lain, pada saat penciptaan ManusiaPertama.
Surat 38/75 :
"Allah berfirman:
"Hai (JinPertama yang sombong ku sebut kau) iblis, 
apakah yang menghalangi kamu sujud 
kepada yang telah Ku-ciptakan dengan KEDUA TANGAN-Ku ?"

*******************

Beberapa gambaran yang di terangkan Alquran mengenai sosok Malaikat diantaranya jumlah mereka begitu banyak berada di langit 53/26, memiliki sayap yang tidak disertai detail bentuknya 35/1, dan tidak mati kecuali sampai hari terbarukan 39/68. Memiliki tugas yang berbeda-beda 37/164. Sibuk naik dan turun menghadap Tuhan dalam kecepatan 1 hari mereka sama dengan 50.000 tahun kita, 70/4.

Penamaan "Malaikat" menandakan bahwa mereka itu mahluk kuat (malak, ملك = kekuatan). Tapi masih kalah kuat dengan Jibril 53/5 dan kalah cerdas 53/6. Sekadar catatan, sehubungan Roh Suci itu termasuk mahluk kuat tentunya masih di maklumi jika ada orang yang menyebutnya Malaikat. Yang perlu di ingat, kebalikannya para Malaikat di bawahnya tidak bisa di sebut sebagai "ROH".

Jibril menjadi imam bagi mereka 81/19-21. Jibril dan Mikail bukan saja pemimpin para Malaikat, tetapi juga pemimpin para Rasul 2/98. Seterusnya begitu sampai hari di adakan PEMBALASAN 78/38.

 Ilustrasi Jibril (Google)

Kita lanjuti, kehadiran mahluk baru berunsur 3 RASA Allah, membuat Roh jahat ingin menguasainya. Allah memberikan tangguh padanya untuk mencobai bangsa Jin dan bangsa Manusia.

Surat 4/118-119 :
"Yang dilaknati Allah, 
dan Setan (Roh jahat) itu mengatakan : 
"Saya benar-benar akan mengambil 
dari hamba-hamba Engkau bagian yang sudah ditentukan.
 dan aku benar-benar akan 
menyesatkan mereka (baik Jin ataupun manusia)...."

Surat 114/4-6 :
"...kejahatan Setan (Roh Jahat) yang bersembunyi,
yang membisikkan ke dalam dada (nafsu) manusia, 
(mereka itu Roh Jahat musuh) dari jin dan manusia. "

Siapakah yang menjadi korban pertama Roh Jahat ??? Korban pertamanya tentu saja kakek moyang bangsa Jin dan kakek moyang bangsa Manusia.

Iblis (JinPertama) teracuni bisikan Roh Jahat untuk berlaku sombong hingga akhirnya memiliki dendam tak beralasan kepada bangsa manusia. Sementara Hawa dan Adam di rasuki pikirannya oleh tipuan Roh Jahat yang menjelma menjadi Ular konkrit. (Kemungkinan lain Roh Jahat merasuki tubuh Ular)

Surat 7/22 :
"Maka Setan (Roh Jahat yang menjelma menjadi Ular itu)
membujuk keduanya (Adam Hawa) dengan tipu daya. 
Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, 
nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, 
dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga."

Apa benar Roh Jahat bisa menjelma menjadi Ular ?? Tak ubahnya tamu Ibunda Maryam, itu jelmaan Roh Suci (Jibril) 19/17. Selain tadi Roh Jahat juga bisa masuk ke dalam nafsu, maka Roh Suci (Jibril) masuk ke dalam hati untuk menyampaikan kalam Allah.

Surat 26/210 :
"Dan Alquran itu bukanlah dibawa turun
oleh Setan-setan (Roh Jahat, melainkan oleh Roh Kudus)"

Surat 26/193-194 :
"wahyu (ayat-ayat Allah) dibawa turun oleh 
Roh Al-Amin (Jibril) ke dalam HATImu...."

****************

Iblis yang sebenarnya tidak hidup "abadi" seperti Roh ternyata di kasih tangguh pula oleh Allah sampai hari terbarukan. Sebenarnya bisa saja Allah sebelumnya membinasakan Roh Jahat, namun untuk maksud tertentu Allah memberikan tangguh padanya. Hingga akhirnya JinPertama (yang kemudian di sebut Iblis) di kuasai oleh Roh Jahat.

Surat 7/15 :
Allah berfirman: "Sesungguhnya 
KAMU (Iblis) TERMASUK MEREKA yang diberi tangguh." 

Setiap saat Roh Jahat berkeliaran di mana-mana membisikkan NAFSU untuk berbuat durhaka. Inilah yang menjadikan ada Jin beriman, ada Jin sesat 72/11. Begitupun di kehidupan manusia, ada yang lurus ada yang membelok.

Mereka sangat nyata persis sekali dengan nyata nya Roh kita (NYATA ADA). Tapi sayangnya kita tidak bisa merabanya dengan kecanggihan alat sekalipun 17/85, 7/27. Oleh sebab itu Allah memberikan BATAS PENELUSURAN tentang Setan yang di mungkin-kan masih dapat terlihat hanyalah Setan dari bangsa Jin dan Manusia. 6/112. Yaitu Jin jahat dan Manusia jahat.

********************

Sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada Jin dan Manusia dalam "melawan" bisikan Roh Jahat, DIA pun memilih sebagian dari keturunan kedua bangsa beda dimensi ini untuk menjadi RasulNya di dunia mereka masing-masing.

Surat 6/130 :
"Hai golongan jin dan manusia
apakah belum datang kepadamu rasul-rasul 
dari golongan kamu sendiri ??? 
yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu ?..."

Tidak ada komentar: