Berbagi ke Akun Anda

Selasa, 13 Desember 2011

4 Ekor Burung Ibrahim

Gambar 1 : Google. Gambar 2 : hak cipta missing link.

Surat 2/260 :

"Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata:
"Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati."

"Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu ?" 

Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakinkannya, 
akan tetapi supaya hatiku tetap mantap"

Allah berfirman: "(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, 
lalu cincanglah semuanya olehmu.

"Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit 
satu bagian dari bagian-bagian itu,

kemudian panggillah mereka,

niscaya mereka (4 burung tadi) datang kepadamu dengan segera." 

Dan ketahuilah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 

********
Coba perhatikan seksama.

Pada cerita diatas, untuk mewujudkan rasa penasaran Ibrahim, Allah menyuruh si Ayah Penyayang ini mencincang keempat ekor burung. Dan masing-masing potongan harus di letakkan di atas puncak bukit yang berbeda.

Pertanyaan untuk kita bersama.

Mengapa Allah menyuruh 4 ekor saja ??? Apa maknanya ???
Dan mengapa pula harus di letakkan di bukit yang berbeda ???

Jika saya boleh beranalisa, saya ingin berpendapat melalui tulisan ini. Namun kita sorot dahulu tiga kode yang menjadi kajiannya.

1. Kata kunci pertama/kode 1 = "Ibrahim"

2. Kata kunci kedua/kode 2 = "4 ekor burung"

3. Kata kunci ketiga/kode 3 = "bukit yang berbeda-beda"

Bisakah pembaca menyimpulkan sesuatu dari 3 kata kunci diatas ???

********

Kesimpulan saya, ayat diatas itu mengisyaratkan sebuah pesan tentang hari pembalasan.

Bahwasanya segenap bangsa manusia di tiap-tiap penjuru bumi baik itu (utara - timur - selatan - barat = 4 bukit) pada akhir masa pasti akan di hidupkan kembali dan menuju (terbang/burung terbang) ke satu arah yang sama, yaitu menghadap Ibrahim. Posisi Ibrahim sendiri kita ibaratkan disini sebagai Tuhan.

"...kemudian panggillah mereka,

niscaya mereka (4 burung tadi) datang kepadamu
dengan segera."

 klik gambar untuk memperbesar.

Bagaimana menurut pembaca sendiri ???

Artikel Terkait Lainnya :

Tidak ada komentar: